Postingan

Perjalanan menuju 30

Menuju 30 itu dibilang menakutkan banget ternyata enggak juga. Di satu sisi aku menikmati prosesnya, tapi di satu sisi juga gak bisa bohong ada perasaan takut. Tapi yaaa mau gimana pun juga tetap harus dijalani kan? Kali ini akan kumulai dari ketakutanku perihal jodoh. Jujur sebagai seorang perempuan, aku merasa di usia ini agak jadi beban ya masalah jodoh tuh. Kalau dipikir-pikir sebenernya aku akan baik-baik aja sih kalau belum ketemu jodoh pun. Tapi yang jadi beban terberat itu ekpspektasi orang-orang terdekat sih, terutama orang tua. Ditambah stigma dari masyarakat yang membuat beban ini makin berat. Karena itu, munculah pikiran-pikiran negatif yang mulai mempertanyakan kualitas diri ini sebagai "manusia".  "Kenapa ya ko aku gak laku-laku?" " Apakah aku kurang menarik? " " Masih ada gak ya yang mau sama aku?" " Apakah aku layak untuk dicintai?" Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan kejam lainnya. Sedih sih, jujur. Entahlah rasa ins...

Maaf

 Sebuah kata maaf dariku yang tak pernah sanggup ku ucapkan langsung padamu Maaf.. Maaf telah membiarkan perasaan ini hadir dan tumbuh  Maaf karena telah membuatmu bingung dengan segala sikap dan perlakuanku Maaf jika aku terlalu menyebalkan untukmu Maaf karena telah nekat untuk berusaha menaklukanmu Maaf...  sepertinya aku akan berhenti sampai disini, bukan berarti aku lelah dengan sikapmu Bukan berarti aku membencimu pula, tak pernah sedikitpun itu terlintas di pikiranku karena sampai detik ini aku masih mengagumimu Maaf.. Semua aku lakukan karena aku telah sadar bahwa hatimu adalah milik orang lain Aku tak mau mengejarmu lagi, karena aku tak mau membuatmu kelelahan untuk berlari lebih cepat meninggalkan aku Katanya cinta itu tak mesti berbalas kan? Maka dari itu aku telah menerima semuanya, aku pergi agar kau tak usah membalas cintaku 

Makna Cinta menurut versiku💕

 Setelah menyelami perasaan beberapa waktu ini, aku tersadar dan menemukan makna cinta menurut versiku. Cinta adalah sebuah penerimaan. Begitulah aku menerjemahkan kata cinta, makna tersebut kudapatkan saat aku mencoba mencari dengan menyelami dalamnya perasaan. Ku coba terus menyelam sampai pada dasar perasaan itu, disanalah aku menemukan makna cinta menurut versiku. Hahahaha Penerimaan di sini bukan sekedar menerima orang yang kita cintai, namun menerima segalanya. Menerima saat dimana pertama kalinya cinta itu datang secara tiba-tiba menghampiri, karena yang aku rasakan cinta itu tak bisa ditebak kapan dan pada siapa ia akan berlabuh. Bahkan sempat aku mengelaknya dan berusaha lari darinya namun ternyata itu begitu menyulitkan. Aku bahkan sempat membohongi diri sendiri dan tak mau mengakuinya, lantas pada saat itu aku belum bisa menerima kehadiran cinta tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya aku menyerah dan mulai bisa menerima kenyataan ini. Lantas setelah aku bisa...

Tersesat di Jalan yang Benar

Akan menjadi seorang Guru adalah suatu hal yang tak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya, apalagi menjadi seorang Guru PAUD, memang saya sangat menyukai anak kecil namun itu tidak cukup menjadi alasan bagi saya untuk menjadi seorang Guru PAUD ketika itu. Yang terbayang pada benak saya waktu itu adalah saya akan menjadi seorang Psikolog, karena cita-cita itu sudah mulai muncul ketika saya duduk di bangku SMP, entah mengapa kala itu saya sangat menggilai profesi tersebut mungkin karena pada saat itu saya beranggapan banwa seorang psikolog dapat membaca pikiran orang sehingga menjadikan itu terlihat keren dimata saya. Namun pada kenyataannya saya sekarang berada di jurusan keguruan tepatnya jurusan PGPAUD UPI Kampus Purwakarata,sedikit melenceng dari tujuan awal tapi mungkin Allah lebih tau yang terbaik bagi saya, karena manusia hanya bisa merencanakan sesuatu tapi tetap yang menentukan adalah kuasa-Nya. Begitu pula jalan hidup saya sekarang ini adalah ketentuan Allah yang harus say...