Postingan

A Letter I never Send

Hello, How are you today? Are you happy? How was your day? Did anything good happen to you? Do you need someone to talk to? Or maybe… a cup of coffee to keep you company? There are so many questions I want to ask you, but I never have the courage to send them. I always wonder how you’ve been. I find myself scrolling through your social media, waiting for a sign of you. A post, a thought, a glimpse of your day. Every time, I visit your blog, hoping to find something new you’ve written, but there’s nothing. Still, I keep coming back. It’s strange, I know… but it’s real. I admire you the way you think, the way you express yourself, and the quiet strength you carry. I hope you’re happy, truly. I hope you get through your days with peace in your heart. And whatever you’re facing right now, I hope you find the courage to keep going. Honestly, I’ll always be here the one who silently cheers for you, who wishes the best for you, and who’s ready to listen whenever you need someone to talk to.

Petak Umpet

Hai kamu dimana? Ini sudah malam Ayo keluarlah dari persembunyianmu Aku sudah lelah mencarimu Ayolah tunjukan dirimu Mari kita akhiri permainan ini Mengapa aku tak kunjung menemukanmu? Apakah kamu bersembunyi di tempat yang jauh? Atau sebenarnya aku yang berjalan terlalu jauh untuk mencarimu? Sungguh teganya dirimu  Membiarkanku berlari kesana kemari untuk mencarimu Telah aku telusuri setiap sudut kota Namun aku tak kunjung menemukanmu Lantas kemana lagi harus aku mencari? Apakah aku harus menunggu sampai esok har?  Barangkali kamu akan keluar dari persembunyianmu Namun bagaimana jika tidak? Apakah aku harus meminta bantuan untuk mencarimu? Namun pada siapa? Karena, aku baru menyadari selama ini hidupku tak punya banyak teman Lantas sampai kapan aku harus menunggumu? Aku ingin lekas pulang ke rumah bersamamu

Cerita Kali ini Bukan Tentangmu

Ada yang lebih menarik darimu saat ini Ada yang lebih seru untuk aku ceritakan selain ceritamu Ada kata-kata yang terus terngiang-ngiang dalam pikiranku, dan itu bukan lagi kata-kata darimu Ada sesuatu yang lebih membuatku penasaran, Tapi bukan tentangmu Ada yang membuatku rindu, dan sialnya kerinduan itu mengingatkanku padamu  Wkwkwkwkwk Ada yang bisa nebak siapa dia? Daaaaaan dia adalah buku-bukuku haha. Aku emang suka baca buku dari kecil, tapi bukan tipe yang kutu buku banget. Aku baca buku karena aku butuh biasanya. Jadi aku tuh terbiasa menjadikan buku sebagai salah satu obat atau tempat untuk mencari jawaban dari semua pertanyaan di otakku yang belum terjawab. Intinya tiap aku galau pasti aku akan cari buku yang kira-kira bisa menjawab kegalauanku, kalo aku bosen aku akan cari buku yang bisa menghiburku, kalo aku merasa bingung sama hidup aku akan cari buku yang bisa menjawab kebingunganku, kalo aku lagi jatuh cinta aku juga bakal cari buku yang bisa menemaniku merasakan per...

Kisahku dan Buku

Gambar
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini aku bisa kembali nulis, setelah beberapa waktu mengumpulkan niat hehe. kali ini aku mau sedikit berbagi pengalaman tentang ceritaku dengan buku. sebetulnya lagi-lagi tiap tulisan yang ada di blog ini gak punya maksud tujuan apa-apa hanya untuk menceritakan apa yang sedang dirasakan aja, dan lagi belajar buat nulis juga sih, soalnya katanya nulis juga bisa merilis emosi. yaps akhir-aknir ini itu aku lagi cukup tergila-gila sama buku. rasa suka dan tertarik sama buku ini tuh sebetulnya udah ada dari zaman aku kecil. jadi dulu tuh zaman-zaman aku pertama kali baru bisa baca aku masih inget banget suka baca apa aja yang aku liat, termasuk kertas koran yang aku temukan di jalan aku baca wkwkwk, aku lupa percisnya umur berapa tahun. memasuki dunia SD aku tuh suka baca buku-buku cerita, dulu zamannya buku-buku kecil yang isinya komik-komik islami yang membahas surga dan neraka ahahah mungkin yang seangkatan sama aku tau kali ya, pokonya bentuknya kecil...

Pernikahan

Menikah adalah salah satu cita-citaku yang sampai detik ini belum tercapai. Ya aku ingin menikah dan mencicipi bahtera kehidupan Rumah tangga bersama seseorang yang akan saling melengkapi. Aku yang riweh dan panikan butuh ketenangan dan kesantuyan aku yang pemalas butuh penyemangat aku yang kekanak-kanakan membutuhkan sikap kedewasaan. Aku pun ingin sekali bisa menjadi pelengkap bagi seseorang, pada intinya jika ada yg memutuskan untuk memilih aku untuk melengkapi hidupnya, aku akan berusaha memberikan yang terbaik untk memenuhi kebutuhannya. Bayangan tentang pernikahan impianku adalah aku ingin menikah dengan sederhana. Aku membayangkan di hari pernikahanku aku akan berkumpul dengan orang-orang yang aku cintai, keluarga, kerabat dan teman dekat. Tak perlu banyak undangan yang hadir bahkan sampai beribu-ribu undangan karena cangkeul sasalamana, yang ada nanti aku malah tak bisa menikmati momen sehari dalam seumur hidupku menjadi seorang pengantin wkwk cukup orang-orang terdekat saja ya...

Maaf

 Sebuah kata maaf dariku yang tak pernah sanggup ku ucapkan langsung padamu Maaf.. Maaf telah membiarkan perasaan ini hadir dan tumbuh  Maaf karena telah membuatmu bingung dengan segala sikap dan perlakuanku Maaf jika aku terlalu menyebalkan untukmu Maaf karena telah nekat untuk berusaha menaklukanmu Maaf...  sepertinya aku akan berhenti sampai disini, bukan berarti aku lelah dengan sikapmu Bukan berarti aku membencimu pula, tak pernah sedikitpun itu terlintas di pikiranku karena sampai detik ini aku masih mengagumimu Maaf.. Semua aku lakukan karena aku telah sadar bahwa hatimu adalah milik orang lain Aku tak mau mengejarmu lagi, karena aku tak mau membuatmu kelelahan untuk berlari lebih cepat meninggalkan aku Katanya cinta itu tak mesti berbalas kan? Maka dari itu aku telah menerima semuanya, aku pergi agar kau tak usah membalas cintaku 

Makna Cinta menurut versikuđź’•

 Setelah menyelami perasaan beberapa waktu ini, aku tersadar dan menemukan makna cinta menurut versiku. Cinta adalah sebuah penerimaan. Begitulah aku menerjemahkan kata cinta, makna tersebut kudapatkan saat aku mencoba mencari dengan menyelami dalamnya perasaan. Ku coba terus menyelam sampai pada dasar perasaan itu, disanalah aku menemukan makna cinta menurut versiku. Hahahaha Penerimaan di sini bukan sekedar menerima orang yang kita cintai, namun menerima segalanya. Menerima saat dimana pertama kalinya cinta itu datang secara tiba-tiba menghampiri, karena yang aku rasakan cinta itu tak bisa ditebak kapan dan pada siapa ia akan berlabuh. Bahkan sempat aku mengelaknya dan berusaha lari darinya namun ternyata itu begitu menyulitkan. Aku bahkan sempat membohongi diri sendiri dan tak mau mengakuinya, lantas pada saat itu aku belum bisa menerima kehadiran cinta tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya aku menyerah dan mulai bisa menerima kenyataan ini. Lantas setelah aku bisa...